BELAJAR DARI KEGAGALAN GIANT MART, KONSULTAN RITEL TERBAIK

giant

TERBAIK, +62822-3332-2799, KONSULTAN, KONSULTAN RITEL TERBAIK, KONSULTAN BISNIS, GIANT, JAKARTA

Konsultan Ritel Terbaik
Konsultan Ritel Terbaik

Usaha ritel sekelas Giant Mart bisa tutup dikarenakan banyak faktor yang mempengaruhinya termasuk adalah banyaknya pesaing- pesaing yang muncul sekalipun kelasnya lebih rendah. Kurangnya pengalaman dalam mengelola, ataukah salah dalam managemennya. Menyikapi hal tersebut, perlu adanya pendampingan Konsultan Bisnis yang ahli dalam Ritel. Lebih tepatnya adalah Konsultan Ritel Terbaik yang harus anda pilih.

PT Hero Supermarket Tbk (HERO) berencana melakukan transformasi multi tahun untuk mengembangkan bisnis jangka panjang.

Langkah ini mereka ambil seiring dengan pola belanja pelanggan yang terus berubah.

Beberapa strategi mereka lakukan. Salah satu yang dilakukan selain melakukan konversi gerai Giant menjadi IKEA adalah Giant menutup beberapa gerai Giant miliknya,  termasuk gerai Giant Mart.

Giant Mart merupakan format baru minimarket Giant yang dikenalkan pada 2017 lalu.

Baca Juga: Investasi lebih murah, HERO bakal sulap Giant jadi IKEA lagi

“Sebelumnya kami punya tiga gerai Giant Mart dan sudah tutup karena sulit bersaing. Alasan kami tutup karena kami harus fokus pada format dan transformasi bisnis,” ujar Gareth Glynne, Direktur HERO di Jakarta.

Asal tahu saja, Giant Mart diperkenalkan pertama kali pada 16 Agustus 2017 lalu dengan membuka gerai di Jakarta Barat.

Kemudian pada awal tahun 2018 perusahaan melakukan ekspansi penambahan dua gerai lainnya.

Hanya saja, pasar minimarket domestik memang sangat kompetitif.

Selain Indomaret milik PT Indomarco Prismatama yang jumlah gerainya sampai kuartal III 2019 mencapai 17.200 gerai, masih ada Alfa Mart milik PT Sumber Alfaria Trijaya, Alfamidi, dan Lawson.

Baca Juga: HERO: Ikea Jakarta Garden City dan Bandung beroperasi kuartal IV 2020

“Kami ingin fokus dengan format yang ada, kami tidak mau main kesana. Jadi kami punya tiga gerai (Giant Mart) dan itu pun hanya trial, jadi kami tutup semua,” lanjutnya.

Penutupan minimarket Giant merupakan “percobaan” gagal yang kesekian.

Sebelumnya, pada tahun 2015, HERO juga menutup seluruh operasional gerai convenience store Starmart miliknya.

Sebanyak 50 gerai Starmart kala itu ditutup dan sebagian besar gerainya dijual kepada PT Fajar Mitra Indah yang merupakan pemilik gerai Family Mart. Penutupan sejumlah gerai pasar swalayan Giant di Jakarta diprediksi akibat persaingan ritel makanan yang semakin ketat, terutama di era jual-beli daring.

PT Hero Supermarket (Tbk) sebagai pemilik Giant belakangan terus menutup Ritelnya di berbagai kota dengan dalih transformasi siasat bisnis.

Namun pengamat menilai peluang bisnis Ritel makanan masih terbuka lebar karena daya beli masyarakat kelas menengah yang terus meninggi.

TERBAIK, +62822-3332-2799, KONSULTAN, KONSULTAN RITEL TERBAIK , KONSULTAN BISNIS, GIANT, JAKARTA

Swalayan Giant di kawasan Mampang, Jakarta, riuh rendah pada Rabu (26/06). Berbagai poster berwarna-warni bertuliskan diskon dipasang di halaman gerai.

Di dalam swalayan, ratusan pembeli terlihat mengelilingi etalase, sembari memperhatikan keterangan rabat yang ditempel di bawah produk.

Udara di dalam gerai Giant itu terasa pengap meski berpendingin udara. Antrean pembeli tampak mengular di sekitar meja kasir.

Informasi diskon menjelang penutupan enam gerai Giant mendorong para pembeli berdatangan ke swalayan itu. Salah satunya Tini, yang rela bermacet-macetan selama sekitar satu jam dari rumahnya di Condet, Jakarta Timur.

“Karena ada info diskon besar-besaran makanya datang ke sini. Saya jarang ke Giant, karena diskon saja datang. Sehari-hari ke minimarket yang dekat rumah,” kata Tini.

Namun ekspektasi diskon Tini tidak sesuai dengan fakta. Ia berharap Giant menjual barang dengan setengah harga. Nyatanya, sebagian besar potongan harga berkisar antara 5-20%.

Kekecewaan itu juga diutarakan Wati, warga Mampang. “Saya kira diskonnya sampai 50%. Saya mau cari mixer kue, tapi tidak ada,” tuturnya.

Sebelum penutupan enam gerai di Jakarta, Juni-Juli ini, Giant yang berinduk ke PT Hero Supermarket (Tbk) memiliki 125 swalayan. Januari lalu korporasi ini juga menutup 26 swalayan yang bermerek Hero.

Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis ke publik, PT Hero Supermarket (Tbk) mengalami kerugian setidaknya dalam dua tahun terakhir.

Tahun 2017, mereka rugi Rp191 miliar. Pada 2018, kerugian yang mereka derita membesar menjadi Rp1,25 triliun.

BBC News Indonesia telah berupaya mengkonfirmasi beragam hal ini kepada External Communication Manager Hero Supermarket (Tbk), Fia Arwinta, tapi sejauh ini belum mendapat jawaban.

Dalam keterangan tertulis sebelumnya, orang nomor satu perusahaan itu, Hadrianus Wahyu Trikusumo, menyebut penutupan enam gerai Giant di Jakarta merupakan strategi untuk menstabilkan bisnis.

Konsultan Ritel Terbaik
Konsultan Ritel Terbaik

Siasat tepat

Secara umum, Hadrianus juga menyebut penyesuaian perusahaan terhadap perubahan pola belanja konsumen.

“Giant adalah brand yang kuat namun kami harus terus beradaptasi untuk bersaing secara efektif,” ujarnya.

Bagaimanapun, penyesuaian strategi bisnis disebut vital untuk bertahan di industri Ritel. Kegemilangan Ritel makanan satu-dua dekade lalu dinilai tak menjamin keuntungan di era kekinian.

Menurut Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia, Tatum Rahanta, laba tetap dapat dikeruk jika perusahaan menerapkan siasat bisnis yang tepat.

“Sekitar 20 tahun lalu, gerai itu mungkin ada di tempat strategis, sekarang lokasi itu sudah tidak menjadi pilihan masyarakat karena banyak swalayan dibuka di dekat permukiman,” ujar Tatum.

“Toko fisik berguguran memang benar, tapi bukan hanya Giant. Ada banyak faktor, dari penentuan harga sampai target pasar.”

“Harus dipelajari, apa yang menggerogoti perusahaan, mungkin ada kesalahan di manajemen,” tuturnya.

Sebaliknya, pertumbuhan kelas menengah Indonesia dianggap dapat terus mempersulit ritel makanan yang menyasar pasar masyarakat ekonomi bawah.

Sebagian kelompok masyarakat dinilai cenderung membeli barang yang mengandung nilai lebih, salah satunya produk impor, yang jarang ditemukan di Giant.

Sementara generasi muda kini disebut makin menggemari proses jual-beli secara daring, kata pengamat ekonomi dari Institute For Development of Economics and Finance, Nailul Huda.

“Kelas menengah mengubah pola konsumsi. Produk teh impor tidak ada di Giant. Strategi penjualan online selama ini juga tidak diterapkan oleh Giant,” tuturnya.

Kini tersisa 119 gerai Giant di seluruh Indonesia. Mereka bersaing dengan jejaring supermarket besar lain serta swalayan mini yang berjumlah puluhan ribu di berbagai daerah.

PT Hero Supermarket Tbk (HERO) menyatakan alasan utama menutup enam gerai supermarket Giant. Penyebabnya tak hanya karena penjualan yang terus menurun, tapi karena persaingan industri ritel makanan yang meningkat dan perubahan perilaku konsumen di Indonesia.

Hadrianus Wahyu Trikusumo, Direktur PT Hero Supermarket Tbk (HERO) menyebut, perusahaan sedang melakukan transformasi besar-besaran agar ke depan bisnis HERO bisa tetap bersaing dengan bisnis ritel makanan lainnya di Indonesia. Saat ini, perseroan mengelola 125 toko Giant, artinya dengan ditutupnya 6 gerai, HERO kini hanya mengelola 119 gerai.


Baca: Ini Penjelasan HERO soal Penutupan Giant & Nasib Karyawan  




“Dalam beberapa tahun terakhir persaingan bisnis makanan mengalami peningkatan. Pelanggan telah mengubah cara mereka berbelanja dan kami telah melakukan penyesuaian serta penyegaran untuk Giant, guna memenuhi perkembangan preferensi dari pelanggan,” kata Hadrianus, kepada CNBC Indonesia, Rabu (26/6/2019).

Hadrianus menambahkan, untuk gerai-gerai Giant yang sudah ada, saat ini perseroan sedang melakukan perbaikan dan mengimplementasikan transformasi yang dilakukan secara berkelanjutan untuk mencapai perbaikan jangka panjang.

Hadrianus menambahkan perseroan masih akan tetap memperkuat lini bisnis ritel makanan selain mengandalkan pendapatan dari lini bisnis ritel farmasi Guardian dan ritel perabot rumah tangga, IKEA.

“Kami akan terus berinvestasi dalam pertumbuhan pada Guardian dan IKEA, keduanya berkinerja kuat dan memiliki potensi pertumbuhan yang baik,” ungkapnya.

Sebelumnya Bursa Efek Indonesia meminta penjelasan tertulis terkait keputusan emiten ritel, PT Hero Supermarket Tbk (HERO) yang menutup enam gerai pada akhir Juli 2019. Keenam gerai itu antara lain di Cinere Mall, Mampang, Pondok Timur, Jatimakmur, Cibubur, dan Wisma Asri.

Baca: Jejak Hero; Jatuhnya Bisnis Giant, Mekarnya Guardian & IKEA

TERBAIK, +62822-3332-2799, KONSULTAN, KONSULTAN RITEL TERBAIK , KONSULTAN BISNIS, GIANT, JAKARTA


Otoritas bursa menantikan jawaban tertulis HERO secara komprehensif per hari ini, Rabu, 26 Juni 2019 melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia.

“Kita memberikan kesempatan mereka (HERO) menyiapkan jawabannya, karena kita ingin jawaban komprehensif, paling lambat 3 hari bursa sesuai dengan
kesempatan yang sama diberikan kepada perusahaan tercatat yang lain,” kata Nyoman, saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta.

Sejak awal planning akan membuka suatu usaha ritel sekelas minimarket ataupun supermarket, banyak yang harus dipersiapkan dan perlunya pengetahuan tentang Bisnis Retail tersebut.

Dalam membuka Minimarket, orang sering kali di pusingkan oleh masalah pemilihan lokasi yang cocok, bagaimana mendesign Minimarket nya, membuat promosi yang menarik untuk meningkatkan omset, membuat standard operating procedure, serta memilih software yang bagus dan sesuai dengan perkembangan bisnis.

Dengan berbagai persiapan, salah satunya adalah memakai Jasa Konsultan Bisnis sebagai rekan dalam start up Bisnis Retail anda.

Konsultan Ritel Terbaik
Konsultan Ritel Terbaik

Kami Konsultan Bisnis juga melayani untuk membantu usaha Retail anda.

Kami siap membantu investor yang ingin mendirikan :

  1. Minimarket
  2. Supermarket.
  3. Toko Bahan Bangunan.
  4. Dept Store/Factory Outlet/Fashion/Distro
  5. Toko Oleh –oleh, toko Bahan Kue
  6. Toko Buku dan Stationery
  7. Apotek atau toko modern lainya

Melalui Konsultan.co, kami akan memberikan Support antara lain :

  1. Membantu memberikan metode survey pemilihan lokasi
  2. Membuat Desain Minimarket yang modern agar lebih hidup, dan memberi kesan berbeda dengan competitor. serta pembuatan layout yang efektif untuk memudahkan konsumen mencari product yang diinginkan pada saat berada di dalam Minimarket.
  3. Membantu membuat Rencana Anggaran Belanja (RAB)
  4. Memberikan saran Pengadaan alat Minimarket berdasarkan skala prioritas, dan ikut menyusun serta menata alat Minimarket tersebut.
  5. Membuat Rencana promosi, dan bagaimana memasanag dan apa saja material yg di gunakan. .
  6. Menyusun Program Soft Opening sampai Launching usaha, dengan membuat program acara Grand Opening yang menarik.
  7. Membuat System Management Minimarket berikut form-form pendukungnya
  8. Menyiapkan Standard Operating Procedure (SOP) sederhana, akan tetapi efektif di jalankan.
  9. Menyiapkan Software, System Point Of Sales (POS) Kasir dan system Akuntansi yang terintegrasi.
  10. Rekomendasi daftar pemasok yang qualified, unutk repeat buyer secara tunai, kredit maupun konsinyasi. Untuk product consumer good.
  11. Pemilihan barang dagangan (convenience goods) dengan pengelompokan atas fast moving dan slow moving secara proposional khusus untuk Product Consumer good
  12.  Penyusunan serta Penataan barang sesuai Category Product (Display Merchandising).
  13. Rekruitmen, pendidikan dan pelatihan kepada Sales Person, bagian Administrasi  dan kepala toko dll serta membuat susunan struktur organisasi Minimarket, termasuk membuat job description-nya.
  14. Mengoperasikan Minimarket pada tahap awal
  15. Konsultasi managemen toko selama perjanjian.
  16. Membantu menyiapkan Laporan keuangan seperti Rugi Laba dan Neraca selama perjanjian

Adapun yang harus diketahui untuk Konsultan Minimarket adalah :

Pertumbuhan bisnis Ritel di Indonesia semakin pesat dari tahun ke tahun, tercermin dengan meningkatnya jumlah minimarket baik waralaba maupun mandiri (minimarket individual). Bisnis minimarket belakangan ini semakin digandrungi oleh pelaku usaha lokal, menyusul di beberapa daerah telah dibatasi perkembangannya dan beberapa pemerintah daerah terus mendorong pen- gusaha ritel lokal untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan mengelola minimarket.

Peningkatan jumlah minimarket dan toko modern ternyata tidak diimbangi dengan keahlian dalam manajemen dan operasionalisasinya, sehingga tidak sedikit minimarket mandiri harus menelan pil pahit dengan menutup gerainya karena berakhir bangkrut.

Dalam mengelola bisnis ritel/grosir modern dibutuhkan keahlian khusus. Kesalahan dalam mengelolanya mengakibatkan usaha Anda tidak dapat berkembang dengan baik bahkan lebih jauh dapat mengalami kebangkrutan. Adapun banyak usaha maju ada dampingan dari Konsultan Ritel dibelakangnya.

Adapun tujuan utama yang ingin dicapai dalam pelaksanaan Program Konsultansi Usaha Ritel dan Grosir Modern ini adalah terwujudnya toko swalayan dengan sistem operasionalisasi usaha modern di semua aspek dalam rangka tercapainya target yang ditetapkan secara efisien, efektif, dan optimal.

TERBAIK, +62822-3332-2799, KONSULTAN, KONSULTAN RITEL TERBAIK , KONSULTAN BISNIS, GIANT, JAKARTA

Untuk mencapai tujuan utama ini, maka tujuan secara khusus yang akan dicapai adalah:

  1. Berdirinya toko swalayan yang dilandaskan dari hasil perencanaan kelayakan usaha yang relevan
  2. Tercapainya pelaksanaan persiapan pendirian atau recovery toko yang efisien
  3. Mendapatkan sumber SDM yang berkualitas dalam mengelola swalayan dan memiliki standar pengelolaan karyawan
  4. Terwujudnya sistem administrasi usaha dan keuangan yang tertib, valid dan akurat
  5. Terwujudnya standarisasi struktur dan kategorisasi barang dagangan yang tepat
  6. Memiliki strategi penentuan harga dan pembelian barang yang kompetitif
  7. Memiliki strategi pengelolaan promosi dan program penjualan
  8. Terlaksananya Grand Opening atau Re-Lounching   usaha
  9. Terlaksananya asistensi pasca pendirian atau recovery untuk monitoring usaha bagi pengelola

Adapun manfaat dengan mengikuti program dari Konsultan Ritel ini adalah:

  1. Memudahkan bagi pemilik usaha untuk menetapkan investasi usaha yang sesuai.
  2. Memulai usaha ritel dengan perencanaan yang apik sebagai landasan penting dalam mem- bangun dan mengembangkan usaha.
  3. Memiliki sistem pengawasan atas seluruh aktifitas usaha oleh pengelola, sehingga terjadinya stabilitas pengelolaan usaha karena adanya sistem kontrol yang terbangun secara berkesinam- bungan sejak awal usaha didirikan.
  4. Efisiensi usaha dan tercipta produktifitas kerja di kalangan pengelola karena meminimalisir pekerjaan “coba-coba” yang disebabkan kurangnya pemahaman pengelola dan atau pemilik usaha.

JENIS KONSULTANSI

Adapun jenis konsultansi usaha (co-management) yang kami sediakan terdiri dari 3 macam, yaitu:

1.    PAKET  PENDIRIAN  SWALAYAN

Yaitu aktifitas konsultansi dan atau pelaksanaan pendirian swalayan, baik bentuk minimarket; supermarket; maupun hypermarket, mulai dari perencanaan usaha hingga pembukaannya dengan menggelar Grand Opening dan dilanjutkan dengan monitoring usaha dalam kurun waktu tertentu.

2.    PAKET   RECOVERY  USAHA

Yaitu aktifitas konsultansi dan atau pelaksanaan recovery usaha (pembaruan/upgrade usaha) baik sistem informasi; operasionalisasi dan mekanisasi usaha; maupun standarisasi prosedur usaha di semua aspeknya, mulai dari perencanaan recovery hingga menggelar re-lounching dan dilanjutkan dengan  monitoring usaha dalam kurun waktu tertentu.

3.    ASISTENSI  USAHA

Yaitu aktifitas pendampingan usaha yang dilakukan secara rutin terhadap operasionalisasi usa- ha berbasis sistem informasi data sebagai alat utama dalam melakukan analisis usaha, disiap- kan untuk mendapatkan penilaian pihak ketiga berupa second opinion atas kinerja manajemen (pengelola) usaha. Jenis Asistensi ini berupa reguler, khusus, dan total management.

Sekarang saatnya menentukan pilihan Konsultan Ritel yang ahli dalam bidangnya supaya anda para pengusaha bisa tetap bertahan dalam usaha Ritel dalam kondisi apapun.

Baca Juga Artikel kami : https://konsultanmanajemen.asia/konsultan-bisnis-jakarta/ , https://konsultanmanajemen.asia/dampak-virus-corona-hantui-para-pebisnis-indonesia/ , https://konsultanbisnis.id/virus-corona-goyang-perekonomian-dunia/ , https://konsultanbisnis.id/3-strategi-mengatasi-penurunan-daya-beli-masyarakat-konsultan-bisnis-manajemen/

Kami Hadir di :

  1. Eldora Utama, Graha Bintaro – Tangerang
  2. Pepelegi Indah, Waru – Sidoarjo

Website :

  1. Konsultanmanajemen.asia
  2. Konsultanbisnis.id

Instagram :

  1. Konsultan.co
  2. Konsultanco.bisnismanagement
KONTAK KAMI :
Reko Prabowo (081398646177)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top