ADA APA DENGAN TUMPUKAN PENUMPANG PELABUHAN BAKAUHENI???

MENGAPA???, +62822-3338-2799, PELABUHAN BAKAUHENI, PENUMPANG, MENUMPUK, PENUMPANG PELABUHAN BAKAUHENI

Penumpang Pelabuhan Bakauheni
Penumpang Pelabuhan Bakauheni

Ada pemandangan tak lebih sama dengan tumpukan penumpang di Bandara Soetta seprti kita nahas kemarin. Nah saat ini ada kembali pemandangan sejenis yaitu tumpukan Penumpang Pelabuhan Bakauheni. Miris memang tapi itulah yang terjadi saat ini. Ada beberapa penyebab yang bisa kita baca pada ulasan kita kali ini.

Ratusan penumpang tertahan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, karena tak memiliki dokumen yang menyatakan mereka nonreaktif rapid test virus corona baru atau Covid-19. Dokumen itu merupakan salah satu syarat bagi calon penumpang untuk bisa menaiki kapal.

Selain itu, calon penumpang harus memiliki surat keterangan dari kelurahan dan surat keterangan sehat dari Puskesmas. Ratusan penumpang yang tak bisa menyeberang itu memenuhi selasar, area loket, dan area luar Pelabuhan Bakauheni sejak dua hari lalu. Ibnu Jamil merupakan salah satu penumpang yang tertahan di Pelabuhan Bakauheni.

Pria yang bekerja sebagai pekerja proyek itu hendak pulang ke Brebes, Jawa Tengah, karena kontrak kerjanya habis. Baca juga: Demi Mudik ke Lampung, Pasutri Bayar Rp 2 Juta untuk Sembunyikan Mobil di Truk   Pria yang mudik dari Lampung Tengah ini menyebut, petugas pelabuhan meminta surat pernyataan hasil nonreaktif rapid test virus corona.

Sebelum berangkat ke Pelabuhan Bakauheni, Ibnu dan 40 rekannya telah meminta surat keterangan sehat dari puskesmas. “Saya sudah ada surat sehat dari puskesmas. Tapi, harus di-rapid test di sini,” kata Ibnu saat dihubungi, Sabtu (16/5/2020) dini hari.

Menurutnya, petugas pelabuhan meminta penumpang membayar uang sebesar Rp 250.000 sampai Rp 300.000 untuk menjalani rapid test. “Kalau kelamaan di sini, bingung kami, harus keluar biaya lagi,” kata Ibnu.

Hal senada juga disampaikan Samiaji, pekerja proyek di Pekanbaru yang kontraknya baru selesai. Samiaji hendak pulang ke Pekalongan, Jawa Tengah. Namun, Samiaji tak bisa menaiki kapal di Pelabuhan Bakauheni.

MENGAPA???, +62822-3338-2799, PELABUHAN BAKAUHENI, PENUMPANG, MENUMPUK, PENUMPANG PELABUHAN BAKAUHENI

Bersama 17 rekannya, Samiaji telah menginap selama tiga hari di Pelabuhan Bakauheni karena tak memiliki surat keterangan sehat dan dokumen hasil rapid test. “Baru tahu kalau harus ada dokumen itu. Tadi sudah dibilang, bayar Rp 300.000 buat rapid test dan surat sehat. Tapi antreannya panjang,” kata Samiaji. Alat rapid test terbatas Sementara itu, Kepala KKP Kelas II Panjang Wilayah Kerja Bakauheni Suwoyo membenarkan penumpang yang tak memiliki dokumen hasil rapid test virus corona dilarang naik ke kapal.

Baca juga: Ini Alasan Pasien Positif Covid-19 Mengamuk dan Peluk Warga agar Tertular

Dokumen yang menyatakan calon penumpang nonreaktif rapid test menjadi salah satu syarat dari KKP Kelas II Panjang perwakilan Pelabuhan Bakauheni. Calon penumpang harus memiliki surat keterangan dari kelurahan, surat keterangan sehat, dan dokumen yang menyatakan nonreaktif berdasarkan rapid test.

 “Boleh menyeberang jika dokumennya lengkap,” kata Suwoyo. Suwoyo menambahkan, penumpukan penumpang di Pelabuhan Bakauheni terjadi sejak dua hari lalu.

Hal senada juga disampaikan Samiaji, pekerja proyek di Pekanbaru yang kontraknya baru selesai. Samiaji hendak pulang ke Pekalongan, Jawa Tengah. Namun, Samiaji tak bisa menaiki kapal di Pelabuhan Bakauheni. Bersama 17 rekannya, Samiaji telah menginap selama tiga hari di Pelabuhan Bakauheni karena tak memiliki surat keterangan sehat dan dokumen hasil rapid test.

 “Baru tahu kalau harus ada dokumen itu. Tadi sudah dibilang, bayar Rp 300.000 buat rapid test dan surat sehat. Tapi antreannya panjang,” kata Samiaji. Alat rapid test terbatas Sementara itu, Kepala KKP Kelas II Panjang Wilayah Kerja Bakauheni Suwoyo membenarkan penumpang yang tak memiliki dokumen hasil rapid test virus corona dilarang naik ke kapal.

MENGAPA???, +62822-3338-2799, PELABUHAN BAKAUHENI, PENUMPANG, MENUMPUK, PENUMPANG PELABUHAN BAKAUHENI

Penumpang Pelabuhan Bakauheni
Penumpang Pelabuhan Bakauheni

Hasil rapid test adalah reaktif (ada reaksi terhadap keberadaan antibodi) atau non-reaktif (tidak ada reaksi terhadap keberadaan antibodi).

Jika Anda sempat membaca hasil rapid test adalah positif atau negatif, harus dimaknai sebagai positif atau negatif terhadap keberadaan antibodi dalam tubuh, bukan positif atau negatif terhadap keberadaan virus corona penyebab Covid-19

Ratusan calon penumpang yang akan mudik tujuan Pulau Jawa menumpuk di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan lantaran tidak bisa menyeberang, Jumat (15/5/2020) malam.

Dari informasi yang dihimpun, penumpukan penumpang tersebut telah terjadi sejak dua hari lalu, Rabu (13/5/2020).

Para penumpang yang tidak menyeberang ke Pulau Jawa itu menginap di area loket penjualan tiket dan luar pelabuhan.

MENGAPA???, +62822-3338-2799, PELABUHAN BAKAUHENI, PENUMPANG, MENUMPUK, PENUMPANG PELABUHAN BAKAUHENI

Salah satu pekerja di Pelabuhan Bakauheni, Wan Setya membenarkan adanya penumpukan penumpang tersebut.

Menurut Wan Setya, para penumpang itu tidak bisa menyeberang naik kapal menuju Pulau Jawa karena loket penjualan tiket tidak dibuka untuk penumpang umum.

“Iya, Mas. Sudah dua malam para penumpang tidur di pelabuhan,” kata Wan Setya saat dihubungi, Jumat (15/5/2020) malam.

Wan Setya mengatakan, rata-rata penumpang adalah penumpang dari bus yang telah diminta putar balik oleh petugas kepolisian.

“Busnya sudah balik. Tapi penumpang yang keukeuh mau nyebrang menunggu di pelabuhan. Jadinya ramai di sini,” kata Wan Setya.

Salah satu penumpang yang dihubungi, Jumiardi mengatakan dia telah satu malam menginap di Pelabuhan Bakauheni. Jumiardi yang datang dari Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan ini hendak pulang ke Cimone, Tangerang.

“Dari OKU naik bus. Sampai di (pelabuhan) Bakauheni, bus disuruh putar balik. Saya nunggu siapa tau bisa nyeberang,” kata Jumiardi.

MENGAPA???, +62822-3338-2799, PELABUHAN BAKAUHENI, PENUMPANG, MENUMPUK, PENUMPANG PELABUHAN BAKAUHENI

Wan Setya mengatakan, rata-rata penumpang adalah penumpang dari bus yang telah diminta putar balik oleh petugas kepolisian.

“Busnya sudah balik. Tapi penumpang yang keukeuh mau nyebrang menunggu di pelabuhan. Jadinya ramai di sini,” kata Wan Setya.

Menurut Reihana, permintaan surat keluar daerah hanya untuk warga yang melakukan perjalanan dinas, baik itu ASN maupun pihak swasta.

“Harus dibuktikan dengan surat tugas dari pimpinan dan cap perusahaan yang bersangkutan,” kata Reihana.

Baca Juga Artikel Kami : https://konsultanmanajemen.asia/kiat-sukses-mendapatkan-kerja-perusahaan-idaman/ , https://konsultanmanajemen.asia/dampak-psbb-surabaya-ekonomi-goyah-konsultan-bisnis/ , https://konsultanbisnis.id/bikin-ngeri-membludaknya-penumpang-bandara-soetta/ https://konsultanbisnis.id/kabar-gembira-untuk-para-pebisnis-indonesia-penerbangan-komersial-telah-dibuka/

Kami Hadir di :

  1. Eldora Utama, Graha Bintaro – Tangerang
  2. Pepelegi Indah, Waru – Sidoarjo

Website :

  1. Konsultanmanajemen.asia
  2. Konsultanbisnis.id

Instagram :

  1. Konsultan.co
  2. Konsultanco.bisnismanagement

Contact Person : REKO PRABOWO : 0822.3332.2799

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top